Join :
Citizen/Kirim Berita:

atjehcyber aceh | 728x90

aceh atjehcyber | catmenu

aceh atjeh cyber | #tag

acw atjeh cyber | Headline

TERPOPULER

acw atjeh cyber | commentWrapper

aceh atjeh cyber acheh 728x80

Sejak masuknya agama Islam ke Aceh, maka mulailah masyarakat Aceh memakai nama-nama Islam dan meninggalkan nama-nama sebelumnya. Walaupun demikian, sisa-sisanya masih dapat kita jumpai sampai saat ini. Baris pertahanan terakhir pemakaian nama-nama Aceh sejauh pengamatan saya adalah pada masa buyut saya (di atas kakek dan nenek saya) kira-kira akhir abad ke 19.

Namun, sekarang pemakaian nama-nama dalam bahasa Aceh mulai muncul kembali yang salah satu penyebabnya—menurut saya—adalah kemunculan Gerakan Aceh Merdeka. Sebagai contoh anak dari Gubernur Aceh saat ini, yaitu drh. Irwandi Yusuf semuanya memakai nama Aceh. Akan tetapi nama-nama dalam bahasa Aceh saat ini sudah mengalami inovasi dan kreasi baru yang pada masa-masa sebelumnya tidak pernah dijumpai.

Berikut nama-nama dalam bahasa Aceh :

Nama Perempuan Lama
  1. Aji, arti: Haji
  2. Barén [1], arti: ?
  3. Balôt, arti: ?
  4. Blèt [2], arti: kilau, gemerlapan cahaya
  5. Buleuën, arti: bulan
  6. Bunga, arti: bunga (sebenarnya bunga dalam bahasa Aceh adalah bungong)
  7. Bunthok [3], arti: bulat
  8. Cahya, arti: cahaya
  9. Dara, arti: dara
  10. Diën [4], arti: dian yang terbuat dari damar, lilin
  11. Indah, arti: indah
  12. Inong, arti: perempuan
  13. Intan, arti: intan
  14. Inseuën, arti: permohonan
  15. Keumala atau Geumala, arti: kemala
  16. Manèh, arti: manis
  17. Meuligoë, arti: mahligai
  18. Meulu [5], arti: melur
  19. Meutia [6], arti: mutiara
  20. Mirah, arti: merah
  21. Nabeuët, arti: menurut dugaan saya, na (ada), beuët (mengaji)
  22. Putroë, arti: putri

Nama Laki-laki

  1. Agam,arti: lelaki
  2. Banta, arti: pangeran, gelar adik laki-laki keluarga hulubalang
  3. Béntara [7] , arti: bintara
  4. Bintang, arti: bintang
  5. Gapeuëh [8] , arti: kapas
  6. Gapi [9] , arti: bulai
  7. Geumpa, arti: gempa
  8. Keumari, arti: ?
  9. Meurah [10] , arti: raja
  10. Muda, arti: muda
  11. Nanta, arti: ?
  12. Radén, arti: (bukan radèn seperti dalam bahasa Jawa. Bunyi /e/ diucapkan seperti pada kata lele, kue dll.
  13. Raja, arti: raja
  14. Sandang, arti: ?
  15. Seudang, arti: ?
  16. Seutia, arti: setia
  17. Tandi [11], arti: tandil, ajudan

Nama-nama seperti banta, béntara, meurah, nanta, radén, raja dan tandi biasa dipakai oleh kalangan ulèë balang karena berkaitan dengan jabatan dan gelar kehormatan.

Nama-nama yang terdapat baik pada laki-laki dan perempuan [12]

  1. Putéh [13], arti: putih
  2. Itam, arti: hitam
  3. Rayek, arti: besar
  4. Ubit, arti; kecil

Kata-kata bahasa Aceh yang bisa dijadikan nama, tetapi saya belum pernah dapati:

  1. Teuga, arti: kuat
  2. Beuhe, arti: berami
  3. Carong, arti: pintar
  4. Ceubeuëh, arti: berani
  5. Ceudah, arti: cantik
  6. Dhiët, arti: bagus (contoh: dhiët rupa : bagus paras, dhiët akay : bagus pekerti/berakhlak mulia)
  7. Dreuëh, arti: sempurna
  8. Jeumpa, arti: cempaka

Nama-nama laki-laki kreasi baru:

1. Agam Barô Na
Agam = laki-laki, barô = baru (bahasa Aceh yang lebih asli adalah ban), na = ada. Arti harfiah: lelaki baru ada. Dinamakan untuk anak lelaki yang ditunggu-tunggu kelahirannya (pada contoh kasus anak pertama sampai keempat semuanya perempuan atau anak pertama memang laki-laki tetapi ditunggu setelah misalnya 10 tahun pernikahan).
Sebagai alternatif boleh juga diganti menjadi Agam Banna (mirip nama tokoh pergerakan Islam, Hasan Al-Banna). Atau terserah kreasi Anda, misalnya Muhammad Banna, Andi Irvan Banna dst.

2. Agam Na Rizki
Agam = laki-laki, na = ada, rizki = rejeki (bahasa Aceh yang sebenarnya raseuki). Jadi maksudnya: lelaki yang memperoleh rizki.

3. Agam Na Rahmat
Sama seperti di atas. Maksudnya: lelaki yang mendapat rahmat.

4. Teguh Agam Meutuwah (Nama Putera Gubernur Aceh Irwandi Yusuf)
Teguh = teguh (bahasa Aceh yang sebenarnya teugôh), Agam = laki-laki, Meutuwah = bertuah/berbahagia/beruntung.

Nama-nama perempuan kreasi baru:

1. Dara Phôn Na
Dara = dara, phôn = pertama, na = ada. Diberikan untuk anak perempuan pertama. Bila ingin memakai dialek lain yang lebih “keren”, kata phôn bisa diganti dengan fôn. Jadi, Dara Fonna

2. Gebrina Rizki
Nama salah seorang putri Aceh yang pernah menjadi pembawa bendera sangsaka merah putih. Ejaan di atas tidak mengikut kaidah bahasa Aceh yang sebenarnya. Seharusnya adalah Geubri Na Raseuki. Artinya Geubri = Diberi (maksudnya oleh Allah), Na = ada, Raseuki = Rejeki.

Barangkali untuk penulisan nama yang mengikut kaidah bahasa Aceh akan dirasa sukar dan tidak indah untuk beberapa orang, maka:

  • Agam Barô Na ==> Agam Barona
  • Agam Na Rizki ==> Agamna Rizki
  • Agam Na Rahmat ==> Agamna Rahmat
  • Dara Phôn Na ==> Dara Phonna (atau Fonna)


Catatan:

  • Anda bisa menambahkan kata Nyak sebelum nama-nama Aceh, baik untuk laki-laki atau perempuan. Nyak adalah kependekan dari Manyak, yaitu sebutan kasih sayang.
  • Saran saya, karena Aceh identik dengan Islam, maka dalam pemberian nama anak sebaiknya dikombinasikan antara nama Islam dengan nama Aceh. Jadi, anjuran agama kita penuhi dan budaya pun ikut kita jaga… ^_^

Contoh: Muhammad Banta, Abdurrahman Gapi, Fatimah Meutia, Putroë Aisyah dan seterusnya.

Mungkin nama-nama di Atas menjadi inspirasi untuk Menabalkan pada Buah Hati anda.

Keterangan :

[1] Nama pahlawan wanita Aceh, Po Cut Barén

[2] Diberikan kepada anak yang berkulit putih bersih.

[3] Dinamakan kepada anak yang bermuka bulat. Saya belum menemukan nama ini dipakai oleh laki-laki, jadi saya anggap nama ini khusus untuk perempuan.

[4] Dinamakan kepada anak yang kulitnya bersih menyerupai warna lilin.

[5] Diberikan kepada anak yang berkulit puith. Diumpamakan seperti bunga melur.

[6] Pahlawan wanita Aceh yaitu Cut Nyak Meutia memang seorang wanita yang sangat cantik dan berkulit putih sehingga pantaslah dinamakan meutia (mutiara).

[7] Nama jabatan pada masa Kerajaan Aceh.

[8] Secara harfiah memang berarti kapas. Namun pada penggunaannya dipakai untuk seorang anak yang berkulit putih.

[9] Dipakai untuk anak yang berkulit putih seperti orang Eropa atau albino.

[10] Gelar raja di Aceh sebelum pemakaian gelar sultan.

[11] Dahulu (juga) dipakai sebagai nama jabatan kerajaan.

[12] Sejauh pengamatan saya untuk nama putéh dan ubit.

[13] Tidak mesti diberikan kepada anak yang berkulit putih saja. Sebagai contoh mantan gubernur Aceh, Abdullah Puteh berkulit hitam manis dan seorang dokter spesialis psikiater di Aceh bernama Ibrahim Puteh dan ternyata berkulit juga berkulit hitam manis.


bahasaaceh.wordpress.com

aceh atjeh cyber acheh | 336x280

aceh atjeh cyber acheh | 300x250

aceh atjeh cyber acheh | TabView

→ Utama » Index »
WOW!

aceh atjeh cyber acheh | WrapperRight

Footer