Join :
Citizen/Kirim Berita:

atjehcyber aceh | 728x90

aceh atjehcyber | catmenu

aceh atjeh cyber | #tag

acw atjeh cyber | Headline

TERPOPULER

acw atjeh cyber | commentWrapper

aceh atjeh cyber acheh 728x80

atjehcyber

BANDA ACEH - Baroness Sayeeda Warsi, Menteri Kabinet Inggris tiba di Meuligoe Gubernur Aceh tadi siang sekitar pukul 11.20 WIB, Kamis 31 Mei 2012.

Tiba di Meuligoe, Menteri Baroness Warsi disambut Asisten II Pemerintah Aceh, Said Mustafa, Kepala Poltabes Banda Aceh, dan Danlanud Sultan Iskandar Muda. Baroness Warsi datang didampingi perwakilan Kedutaan Besar Inggris di Jakarta dan juga beberapa diplomat dari Inggris.

Di Meuligoe, Baroness Warsi menanyakan kondisi Aceh kepada Said Mustafa. "Ini adalah kedatangan saya yang pertama ke Indonesia dan Aceh," kata Sayeeda Warsi.

Said lalu menceritakan kondisi Aceh sesudah tsunami. "Alhamdulillah, Aceh sudah aman. Kita akan terus berjuang menjaga perdamaian ini," kata Said.

Rencananya siang ini Baroness Warsi akan mengunjungi Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh.

Baroness Sayeeda Warsi yang merupakan menteri Muslim pertama di Kabinet Inggris itu berkunjung ke Aceh dengan agenda salah satunya melakukan pertemuan dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD).

Selanjutnya, Warsi dan rombongan akan meninjau proyek perumahan bantuan Muslim Aid Indonesia. Setelah itu juga akan menyaksikan anak-anak Aceh berlatih sepakbola di lapangan Neusu Kota Banda Aceh.

Warsi itu juga akan berziarah di kuburan massal korban tsunami 26 Desember 2004 di kawasan Siron, Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar.

Warsi merupakan wanita muslim keturunan Pakistan yang dipercayakan menduduki posisi sebagai menteri non Departemen Kabinet Inggris untuk urusan keutuhan masyarakat.[AP]

Shalat Jamaah di Baiturrahman

Baroness Warsi, menyempatkan diri untuk mengikuti shalat Zuhur berjamaah di Masjid Baiturrahman, Aceh. Menteri muslimah satu-satunya di kabinet itu shalat di barisan pertama dengan mengenakan pakaian hijau-hitam.

Selanjutnya, menteri ketiga perempuan di Inggris itu akan meninjau proyek perumahan bantuan Muslim AID. Pukul 14.30 WIB rombongan menuju lapangan Neusu untuk menyaksikan anak-anak berlatih sepakbola.

Ziarah ke Kuburan Massal


Setengah jam kemudian, ia dan rombongan menuju ke kuburan massal korban tsunami Aceh di Desa Siron Lambaro Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar untuk melakukan ziarah. Selesai berziarah, ia dijadwalkan kembali ke Bandara SIM menuju Jakarta.

Baroness Warsi, merupakan perempuan keturunan Pakistan yang dipercaya menduduki jabatan Menteri Non Departemen Kabinet Inggris untuk urusan Keutuhan Masyarakat. Ia lahir di Dewsbury, Yorkshire pada 1971 dan orangtuanya imigran berasal dari Bawal, Gujar Khan, Pakistan.

Berdasarkan informasi dari berbagai sumber, sebenarnya Baroness Warsi bukan pemain baru dalam kancah politik Inggris. Ia pernah dipromosikan oleh Perdana Menteri David Cameron menduduki jabatan sebagai pemimpin partai konservatif.

Baroness Warsi menjadi muslimah pertama yang ditunjuk dalam Kabinet Non Departemen Cameron pada 2007. Ia juga berpengalaman di Kantor Layanan Hukum serta Departemen Imigrasi Urusan Dalam Negeri di Inggris. 

Ia bahkan pernah membuka praktek sebagai pengacara di Dewsbury dan juga pernah bekerja untuk Departemen Hukum di Pakistan serta Kashmir sebagai Ketua Yayasan Sayayra, sebuah yayasan amal pemberdayaan perempuan

Warsi mengunjungi Aceh pada Kamis (31/5) untuk menindaklanjuti kedatangan Perdana Menteri Inggris David Cameron ke Indonesia beberapa waktu lalu. 

Warsi ingin mengetahui keadaan terbaru pascatsunami dan bentrokan. Ia juga ingin mengetahui rencana pemerintah daerah Aceh di masa depan.

Warsi tiba di Aceh pukul 10.30. Ia langsung mengunjungi Pendopo Gubernur untuk berbincang-bincang dengan pemerintah setempat. Ia dijadwalkan akan kembali ke Jakarta pada pukul 17.00 WIB. (*/atjehpost/republika/analisa)








(foto: atjehpost.com-acehkita.com)

Like & Tweet :


Join & Follow :

aceh atjeh cyber acheh | 336x280

aceh atjeh cyber acheh | 300x250

aceh atjeh cyber acheh | TabView

→ Utama » Index »
WOW!

aceh atjeh cyber acheh | WrapperRight