atjehcyber search

atjeh cyber tickhead

LOADING...

atjehcyber thumbkanan

rental mobil di aceh, rental mobil aceh, jasa rental mobil aceh, sewa mobil di aceh, rental mobil banda aceh, sewa mobil di banda aceh

atjehcyber stick

Media ISIS Amaq: IS Bertanggungjawab Serangan Club Gay di Florida

Monday, June 13, 2016 04:50 WIB
Dibaca:   kali

atjehcyber, atjeh cyber, atjeh news, atjeh media, atjeh online, atjeh warrior, acehcyber, aceh cyber, aceh warrior, aceh cyber online, atjeh cyber warrior



Istambul - Negara Islam atau Islamic State (IS/ISIS) mengeluarkan rilis resmi mengklaim bertanggungjawab atas penembakan massal di sebuah klub gay di Orlando pada Minggu waktu setempat yang menewaskan lebih dari 50 orang.

Kelompok IS mengklaim serangan itu dalam laporan di kantor berita resminya Amaq, meskipun pesan itu tanpa menyebut atribut sumber, demikian Time melaporkan, Senin dinihari.

Klaim itu datang setelah para pejabat penegak hukum seperti dikutip banyak media dunia mengatakan bahwa tersangka penembakan, Omar Mateen, menelpon ke panggilan darurat 911 sebelum melakukan penembakan dan bersumpah setia kepada ISIS.

Laporan tersebut memang belum bisa segera dikonfirmasi, namun deklarasi seperti kesetiaan telah menjadi ciri khas dari serangan terakhir oleh para simpatisan IS, termasuk penembakan San Bernardino pada Desember tahun lalu.

Klaim menggarisbawahi pola dimana ISIS berusaha untuk menginspirasi pengikutnya untuk melakukan serangan baik dengan atau tanpa dukungan kelompok itu, dan kemudian mengklaim bertanggungjawab setelah serangan terjadi.



Penembakan massal di klub malam Pulse pada hari Minggu terjadi beberapa minggu setelah seorang pejabat ISIS mengeluarkan seruan untuk serangan di seluruh dunia selama bulan suci Ramadhan, yang dimulai pada 6 Juni.

Dalam sebuah rekaman audio yang dirilis pada 22 Mei, juru bicara ISIS Abu Muhammad al-Adnani menyerukan "satu bulan bencana di mana-mana untuk non-Muslim," katanya mengungkapkan bahwa "terutama untuk para pejuang dan pendukung khalifah di Eropa dan Amerika. "

Pria kelahiran Amerika yang dilaporkan berasal dari Fort Pierce, Florida, Omar Mateen, membawa senjata masuk ke klub Pulse dan menembaki orang-orang di dalamnya.

Sedikitnya 50 orang tewas dan 53 lainnya terluka dalam serangan yang mengerikan itu.
KOMENTAR
DISCLAIMER: Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi ATJEHCYBER. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Artikel Pilihan Pembaca :

mobile=show