atjehcyber search

atjeh cyber tickhead

LOADING...

atjehcyber thumbkanan

atjehcyber stick

Perempuan Mesir Ini Terancam Hilang Kewarganegaraan Lantaran Protes Bugil

Dibaca  Kali
Wednesday, January 02, 2013 12:00 WIB

atjehcyber, atjeh cyber, atjeh news, atjeh media, atjeh online, atjeh warrior, acehcyber, aceh cyber, aceh warrior, aceh cyber online, atjeh cyber warrior
Pegiat Mesir ancam cabut kewarganegaraan Alia

Alia al-Mahdi, perempuan asal Mesir nekat demonstrasi sembari bertelanjang dada terancam kehilangan status kewarganegaraan dia.

Stasiun televisi Al Arabiya melaporkan, Selasa (1/1), pegiat Mesir Mahmud Abdul Rahman menggugat perempuan itu menodai citra Negeri Sungai Nil serta mencaci syariat Islam dengan melakukan aksi protes tanpa busana. Dia menyerukan agar Alia ditangkap dan diawasi jika dia memasuki wilayah Mesir.

Alia beberapa waktu lalu melancarkan unjuk rasa untuk menentang perumusan konstitusi baru bakal menerapkan syariat Islam ketat di Mesir. Dia ditemani dengan dua pegiat dari FEMEN, organisasi perempuan yang sering melakukan aksi telanjang saat demonstrasi. Alia sudah bergabung dua pekan dengan kelompok itu.

Dalam tuntutannya Abdul Rahman mengutuk perbuatan Alia tidak mencerminkan perilaku perempuan Mesir yang santun. Alia menuju kedutaan mesir di Ibu Kota Stockholm, Swedia, lalu unjuk rasa telanjang di sana. "Ini sangat mencoreng citra Mesir," ujar Abdul Rahman. Lelaki itu juga melengkapi berkas tuntutannya dengan video berisi protes dilakukan Alia.

Alia pun menyadari posisi dan nyawanya terancam jika dia nekat kembali ke Mesir. Dia sudah mendapatkan ancaman pembunuhan sejak dirinya berani unjuk rasa telanjang. Namun dia sudah bertekad kembali ke negaranya untuk melanjutkan perjuangan kebebasan untuk perempuan Mesir.

Alia tidak menyesali perbuatannya. Menurut dia itu wajar untuk membuka mata perempuan Mesir agar mendapatkan hak mereka. Menurut dia, kekerasan dan diskriminasi terhadap kaum hawa di negaranya masih tinggi. Rencananya Alia bakal melakukan protes telanjang lagi. "Saya akan tetap berdemonstrasi selama Mesir masih kacau," ujarnya.

*ALARABIYA | MRDK | AZ
Like → Tweet :
Join → Follow :
KOMENTAR
DISCLAIMER: Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi ATJEHCYBER. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

mobile=show