TRENDING TOPIC #PARIS ATTACK #USA vs RUSSIA #MOST VIDEO
Follow

atjehcyber thumbkanan

rental mobil di aceh, rental mobil aceh, jasa rental mobil aceh, sewa mobil di aceh, rental mobil banda aceh, sewa mobil di banda aceh

atjehcyber stick

#TAGatjehcyber Home / / /

Panglima TNI Akui Aparat TNI-Polisi Jadi Pelindung Bisnis Narkoba

Monday, February 29, 2016 08:30 WIB

Dibaca:   kali

atjehcyber, atjeh cyber, atjeh news, atjeh media, atjeh online, atjeh warrior, acehcyber, aceh cyber, aceh warrior, aceh cyber online, atjeh cyber warrior

JAKARTA - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengakui, aparat keamanan TNI-Polri seringkali dijadikan tempat pelindung alias beking yang aman untuk menjalankan bisnis narkoba.

"Karena narkoba adalah bisnis. Bisnis yang ilegal. Bisnis yang mencari tempat yang aman, tempat yang aman yaitu aparat keamanan, polisi dan TNI," kata Gatot saat Pembukaan Gashuku Dan Rakernas Forki 2016 di Mabes TNI Jakarta, Sabtu (27/2/2016).

Untuk itu, mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) ini mengaku, telah menginstruksikan seluruh jajarannya mulai Panglima Komando Utama (Pangkotama), Komandan Satuan (Dansat) untuk terus melakukan pembersihan internal di masing-masing satuan.

"Kemarin ditemukan (prajurit pengguna narkoba) saat tes urine, ketika ada operasi mendadak di perumahan prajurit, positif, dari situ kita kembangkan, dan mudah-mudahan terus bersih-bersih," ungkapnya.

"Saya sadar itu. Bagi yang berhasil mengungkap itu prestasi. Tapi bila ada yang tertangkap maka komandannya pun akan bertanggung jawab," imbuhnya.

Bahkan Gatot mengaku, akan memecat prajurit TNI yang terbukti terlibat dalam penyalahgunaan narkoba. "Jadi apabila dia (prajurit) sudah terkena narkoba, maka dia tak bisa menjadi prajurit TNI, hukuman tambahan dipecat. Sebab prajurit TNI itu dilatih dan persenjatai‎," ujarnya.

Gatot mengakui, meski kesejahteraan prajurit sudah banyak mengalami kemajuan. Tapi kebutuhan hidup semakin mahal.

"Jadi seorang Tamtama, Bintara, bahkan perwira kalau dia tak menabung, dia tak bisa menyekolahkan anaknya sampai kuliah, universitas, karena mahal. Ini peluang yang mereka (pebisnis narkoba) lihat," ujarnya.

Mengenai pembentukan Satgas Narkoba, Gatot mengaku siap membantu dan memberikan pasukan yang terbaik. Apalagi Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan bila Indonesia sudah darurat narkoba.

"Apa yang dikatakan Kepala BNN (Badan Narkotika Nasional), kami siap memberikan (pengamanan) 24 jam, memberikan pasukan yang terbaik," tutur Gatot.

"Bagi prajurit TNI saya sadar betul, saya sudah koordinasi dan konsultasi dengan Menkes bahwa yang bisa menyembuhkan bukan hanya rehabilitasi, tapi niat seseorang. Rehabilitasi tanpa niat tak bisa," tegasnya.

Sumber: Sindonews
KOMENTAR
DISCLAIMER: Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi ATJEHCYBER. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Artikel Pilihan Pembaca :

mobile=show

Copyright © 2015 ATJEHCYBER — All Rights Reserved